FANDOM


Bahasa: • IndonesiaEnglish

Book Review

KBN1PP.jpg


Kara Ben Nemsi I: Menjelajah Gurun



Baca juga book review lainnya.

Sebuah saga panjang siap mengajak Anda untuk berkelana ke pelosok-pelosok Dunia Timur dalam kisah yang ditulis tak kurang dari 7 tahun lamanya. Dan Karl May adalah sang jawara cerita petualangan. Tak kalah serunya dengan seri Winnetou!
Komentar di halaman belakang Kara Ben Nemsi I: Menjelajah Gurun

Setelah sukses "membangunkan" kembali tokoh-tokoh cerita petualangan Karl May seperti Old Shatterhand, dan Winnetou dalam khazanah pustaka tanah air. Kini Penerbit Pustaka Primatama bekerja sama dengan Paguyuban Karl May Indonesia (PKMI) kembali menerbitkan kisah petualangan Karl May di Negeri Timur dengan judul Kara Ben Nemsi I : Menjelajah Gurun (2005).

Riwayat Penerbitan di Indonesia

Kisah Petualangan Kara Ben Nemsi yang merupakan Buku Pertama Siklus Timur karya Karl May ini sebenarnya pernah diterbitkan di tanah air oleh penerbit Pradnya Paramita dan diberi judul Kara Ben Nemsi pada 1965 yang diterjemahkan dari salah satu versi Belanda. Kini Seri Kara Ben Nemsi yang berlatar belakang "Negeri Timur" ini diterbitkan kembali dengan terjemahan yang bersumber dari naskah terbitan Amerika - Oriental Odyssey I In The Shadow of Padishah Through The Desert - terbitan Psi Computer Pty, Ltd (2002) yang diterjemahkan oleh Michael Michalak seorang penggemar Karl May dari Amerika keturunan Jerman. Sedang sumber yang dipakai oleh Michalak adalah naskah asli Jerman berjudul Giolgeda Padischanun yaitu manuskrip karya Karl May ketika masih berbentuk cerita bersambung di majalah Jerman Deutcher Hausschatz pada abad ke-19.

(Tambahan oleh: User:Agus_elex_2005) Naskah Giolgeda Padischanun kemudian diterbitkan dalam bentuk buku dengan judul Durch die Wüste und Harem (Melintasi Gurun dan Harem) dan diterbitkan ulang dengan judul Durch die Wüste (Melintasi Gurun) pada 1895.

Alur KisahEdit

Peringatan isi: Seluruh atau sebagian isi cerita diungkapkan di sini.

Buku Kara Ben Nemsi ini menceritakan kisah petualangan Old Shatterhand (tokoh sentral dalam seri Winnetou) yang kini bernama Kara Ben Nemsi yang berarti "Karl" (nama penulis) dan Ben Nemsi yang berarti "keturunan Jerman" (hal 34). Kali ini ia berkelana ke Negeri Timur guna mengetahui adat istiadat dan kebudayaan masyarakat setempat.

Buku ini dibagi dalam 4 buah cerita : Abu El Nassr (Bapak Kemenangan), Tschikarma (Penculikan), Abu Seif (Bapak Pedang), dan Perang Gurun. Masing-masing cerita walau terkesan berdiri sendiri namun satu-sama lain sambung menyambung dan saling terkait

Cerita dimulai di padang gurun ketika Kara Ben Nemsi bersama pembantu setianya Halef Omar menemukan jejak tapal kuda di pasir yang setelah ditelusuri ternyata pemilik jejak tersebut telah menjadi mayat bersama tunggangannya. Tergerak oleh rasa kemanusiaan dan beberapa petunjuk yang diperoleh dari mayat tersebut Kara Ben Nemsi bersama Halef mencoba untuk mencari pembunuhnya. Pencariannya semakin sulit karena harus melintasi keganasan gurun sahara dengan chott-nya (pasir hisap) yang siap menelan siapa saja yang melintas diatasnya.

Dalam Tschikarma, Kara Ben Nemsi berpura-pura menjadi seorang dokter dan mencoba menyelamatkan anak gadis seorang peadagang asal Turki yang diculik oleh seorang "Mamur" (penguasa propinsi) di Mesir.

Perjalanan Kara Ben Nemsi terus berlanjut, pada cerita Abu Seif (Bapak Pedang) terdapat kisah petualangan yang menarik ketika Kara Ben Nemsi dengan kecerdikannya berhasil memasuki kota Suci Mekah, kota suci yang terlarang bagi kaum non-Muslim. Lucunya setelah berhasil memasuki kota suci Mekah Kara Ben Nemsi diberi gelar Haji oleh para sahabatnya.

Dalam cerita Perang Gurun, Kara Ben Nemsi bak seorang Jenderal Perang dengan piawai memberikan latihan dan strategi perang gaya Eropa kepada beberapa suku di gurun yang akan berperang melawan musuh. Tidak itu saja ia juga mengatur soal penghitungan pampasan perang bagi suku yang dikalahkan dalam perang gurun.

Pengungkapan isi cerita berakhir di sini.

KesimpulanEdit

Selain menyajikan kisah petualangan yang menarik buku ini juga mendeskripsikan letak dan kondisi geografis gurun dengan detail dan pernak-pernik kehidupan dunia timur yang eksotis. Untuk memperkaya ruang imajinasi, pembaca buku ini disuguhi beberapa peta perjalanan Kara Ben Nemsi dan ilustrasi yang direpro dari sumber-sumber klasik terbitan Karl May Verlag dan Karl May's Ilustrieste Werke karya Joseph Ulrich. Selain itu dialog-dialog filosofis kemanusiaan dan toleransi antar umat beragama yang terdapat dalam buku ini juga akan memperkaya ruang batiniah pembacanya. Buku ini juga dilengkapi dengan lampiran khusus untuk menjelaskan berbagai frasa yang menyangkut Dunia Islam yang bertaburan di buku ini. Dari segi terjemahan walau buku ini dikerjakan oleh 4 orang penerjemah namun kekonsistenan terjemahan tetap terjaga dengan baik sehingga peran penerjemah serta editor patut dihargai pula. Sungguh buku ini memang buku yang disajikan oleh penerbitnya untuk memanjakan pembacanya yang suka akan cerita-cerita petualangan Karl May. Dan yang pasti buku ini tak kalah serunya dengan seri Winnetou!

Catatan TerjemahanEdit

(Tambahan oleh: User:Agus_elex_2005) Tidak seluruh isi buku Durch die Wüste diterjemahkan dalam buku ini. Ceritanya dipotong setelah bagian Perang Gurun dan dilanjutkan pada buku kedua yaitu: Kara Ben Nemsi II: Penyembah Setan. Penyebabnya adalah kisah Penyembah Setan dalam buku Durch die Wüste terpotong dan dilanjutkan dalam buku Durchs Wilde Kurdistan.

Lihat JugaEdit

Pranala LuarEdit

http://bukuygkubaca/blogpsot.com

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.

Also on FANDOM

Random Wiki